Jumat, 29 Juli 2016

Cerpen : Suara Misterius



Suara Misterius

Pada waktu siang hari, ada 2 seorang saudara kakak adik, yaitu Rohman dan Rahma. Mereka sedang berbincang-bincang di teras rumah mereka. Mereka sedang berbincang-bincang membahas tentang kegiatan yang sudah mereka lakukan pada waktu di sekolah. Mereka berdua sangat akrab karena mereka hanya 2 bersaudara saja.
Di saat semua mulai terasa membosankan kedua kakak adik itu pun terdiam, dan tak tau apa yang harus mereka lakukan. Tiba-tiba Rohman memasang ekspresi kaget. Rahma pun juga ikut kaget saat melihat kakaknya tiba-tiba memasang ekspresi kaget.
“Ada apa kak, kok tiba-tiba kaget kayak gitu?” tanya rahma yang merasa heran.
“Kakak ngerasa tiba-tiba ada yang memangil nama kakak, kamu denger ngak dek?” tanya rohman.
Rahma pun merasa heran dan merasa bahwa tidak ada orang sama sekali disana hanya dia dan kakaknya , apalagi ada orang yang memangil kakaknya, kan tidak mungkin.
Tiba-tiba Rohman pun berdiri dan meninggalkan Rahma. Rahma merasakan firasat yang tidak enak saat kakaknya mulai meningalkannya. Rahma pun mencegah kakaknya agar tidak pergi “Kakak mau kemana, kakak di sini saja!”. “Kakak mau nyusul teman kakak, dia lagi nungguin kakak sekarang!” jelas Rohman. Rohman pun meninggalkan rumah dan adiknya. Rahma pun sangat heran dan bingung, dia berfikir apa maksud perkataan yang sudah diucapkan kakaknya tersebut, bagaimana kakaknya tahu kalau temannya sedang menungunnya ? , dan darimana dia tahu kalau yang menunggunnya itu temannya ? , lalu dari mana asal suara yang sudah memanggil nama kakaknya ? . Ini sungguh membingungkan, tiba-tiba muncul sebuah suara yang sangat misterius.
***
Rahma sangat bingung dengan kejadian ini, dia hanya bisa berdoa, berfikir, dan berharap agar kejadian yang buruk tidak terjadi pada kakaknya. Sejak kakaknya meninggalkan Rahma karena adannya panggilan suara misterius itu, Rahma pun selalu merasa panik dan berfirasat tidak enak.
Di tengah kepanikannya itu tiba-tiba muncul sebuah suara, sebuah suara yang sepertinnya sedang memanggil Rahma. “Dik!!” katannya. Rahma pun menoleh ke arah munculnya suara tersebut. Ternyata itu adalah Kak Rohim teman dekat Kakaknya. Rahma pun membalas panggilan tersebut “Ada apa kak?”. “Dik, kakak mana?” tanya Rohim. “Loh, emangnya kakak ngak ketemu kak Rohman?” tanya Rahma dengan perasaan yang makin panik. “ Ngak tuh, ngak ketemu sama sekali. Emangnya kenapa dik ?” tanya Rohim dengan bingungnnya. “Tadi kakak barusan aja pergi!” jelas Rahama. “Pergi kemana?” tanya Rohim. “Kurang tahu aku kak. Tapi tadi itu ceritannya kayak gini, tadikan aku lagi diem-dieman sama kakak karena bosen habis cerita panjang lebar, tiba-tiba kakak masang ekspresi kaget dan tiba-tiba katannya itu ada orang  yang memanggil namannya, tapi setahu aku di sana tuh ngak ada siapa-siapa dan ngak ada suara yang manggil nama kakak. Ngak lama tiba-tiba kakak berdiri dan ninggalin aku. Dan kak Rohman pun bilang kalau dia mau nemuin temenya yang sudah nungguin dia. Di situ aku ngerasa ngak enak dan bingung. Tiba-tiba muncul suara misterius yang sudah manggil nama kakak.“Jelas Rahma. Rohim yang mendengarkan cerita Rahma itu pun langsung merasakan kebingungan. Rohim bertannya-tanya pada dirinnya sendiri, “Dari mana Rohman tahu kalau suara tersebut adalah suara temannya?”.
***
Beberapa jam kemudian ibu dan ayah Rahma pun datang. Ibu dan ayah Rahma baru pulang dari acara tentangga. Rahma dan Rohim pun bersalaman pada ibu dan ayah. Tiba-tiba mereka bertannya pada Rahma “ Kak Rohman di mana Rahma, kok ngak sama kamu?”. Rahma pun bingung dan kehabisan kata-kata, dia benar-benar tidak tahu apa yang harus dia katakan pada ibu dan ayahnya. Rahma binggung harus berbohong atau jujur?. Tiba-tiba ibu meningggalkan percakapan pada Rahma dan kembali bertannya pada Rohim “Loh Rohim, kok sendirian Rohman ke mana, kan kalian biasannya berdua, kok sekarang pisah. Rohman di mana Rohim?”. Rohim pun ikut bingung sama seperti Rahma yang tak tau harus menjawab apa. “Eh itu te, Rohim pergi ke …”
Rohim pun makin bingung dia bingung harus menjawab apa, karena dia tidak tau kejadian yang sebenarnya.
Tiba-tiba saat Rohim ingin menjawab pertanyaan tersebut, muncul salah seorang yang berkata “Tolong-tolong ada anak kecebur sumur!!”. Ibu, ayah, Rahma, dan Rohim pun tersentak kaget. Terutama Rahma dan Rohim mereka merasakan firasat yang tidak enak. “Jangan-jangan yang kecebur sumur itu ..” ucap Rahma. Rohim pun memotong perkataan yang sudah Rahma ucapkan “Husss, kamu mau ngomong kalau yang kecebur itu Rohman kan. Udalah jangan berfikiran negatife dulu”. Rahma pun terdiam dan menyesali pemikirannya. Ibu dan ayah pun berlari meninggalkan mereka. Mereka berdua pun juga ikut berlari dan mengikuti ibu dan ayah dari belakang. Para warga juga ikut berlari karena panik. Saat mulai mendekati lokasi tempat anak yang kecebur sumur itu, tiba-tiba Rahma mendengar suara minta tolong, dan Rahma sangat mengenal suara itu. Pikiran dan perasaan Rahma pun mulai tidak tenang.
Di saat semua sudah berkumpul di lokasi tersebut. Semua orang pun lari ke sumur tersebut dan melihat siapa yang tercebur di sumur itu. Saat di lihat ternyata itu Rohman kakak Rahma. Salah seorang pun berusaha menyelamatka Rohman dan mengeluarkan Rohman dari sumur itu. Tak lama Alhamdulillah akhirnya Rohman terselamatkan. Ibu dan Ayah pun sangat panik dan sedih, karena terkejut tiba-tiba melihat Rohman sedang tercebur di dalam sumur. Rahma pun hanya bisa melihat kakaknya yang sedang terbaring lemas setelah habis di selamatkan. Rahma yang melihat kakak tersebut pun makin heran dan takut. Dia bertanya-tanya pada dirinya sendiri, kenapa tiba-tiba kak Rohman ada di sumur?, tadi katannya dia sedang di panggil temannya. Tapi kenapa … ?. Kebingungan Rahma pun mlai bertambah dan dia pun mulai kehabisan kata-kata.
***
Saat seluruh warga mulai merasa lega karena Rohman, korban yang habis tercebur sumur itu akhirnya selamat. Tetapi rasa lega itu tidak datang pada keluarga Rohman. Mereka masih merasakan kebingungan dan kepanikan, terutama Rahma. Untuk menghilangkan rasa bingung dan ketakutannya, Rahma pun menyendirikan diri di pojokan sofa ruang tamu di teras rumahnya. Tiba-tiba ibu menghampiri Rahma dan bertannya pada Rahma “Rahma, tadi awalnya kak Rohman itu pergi ke mana nak, dan dia pergi sama siapa?, kenapa tiba-tiba kak Rohman ada di dalam sumur?, cerita sama ibu nak, apa yang sebenarnya terjadi?” tanya ibu yang benar-benar panik akan kejadian itu. Rahma pun menceritakan hal yang telah terjadi pada waktu awal, pertama waktu kakaknya sedang dipanggil oleh seseorang yang bersuara misterius  dan bilang kalau yang memangilnya itu temannya dan sekarang sedang menunggunnya. Saat mendengarkan cerita Rahma, ibu pun merasa bingung dan bertanya “Memangnya waktu kak Rohman bilang kalau temannya sedang memanggilnya kamu tidak mendengarkan suara itu?”. “Tidak bu, Rahma ngak ngedengerin suara apa-apa, dan waktu itu sepi banget” jelas Rahma. Ibu pun mulai merasa kebingungan dan berfikiran “Dari mana munculnya suara misterius itu?”.
***
Tak lama, beberapa menit kemudian Rohman pun tersadarkan diri. Ibu, ayah, Rahma dan Rohim pun menghampiri Rohman dan menanyakan keadaannya. Rohman pun hanya bisa tersenyum dan berbicara pelan saat di tanya bagaimana keadaannya. Sambil melihat keadaan kak Rohman yang tragis ini ibu hanya bisa mengelus-ngelus rambut kak Rohman dan mengingat-ingat cerita yang sudah di ceritakan oleh Rahma tentang “Suara Misterius”. Ibu sangat ingin menanyakan hal tentang “Suara Misterius ” itu, tapi ibu berfikir sekarang bukanlah saat yang tepat untuk menanyakannya. Mungkin ibu baru bisa menanyakannya disaat keadaan Rohman mulai membaik.
Hari pun mulai sore, dan adzan maghrib pun mulai terdengar. Keluarga Rohim pun melaksanakan ibadah shalat maghrib dan mengadakan doa bersama untuk kesembuhan Rohman. Saat pelaksanaan ibadah shalat sudah selesai mereka pun pergi tidur. Dan berusaha menghilangkan kepanikan yang sudah mereka rasakan saat kecelakaan tadi.
***
Pagi pun tiba, ayam mulai berkokok dan matahari pun mulai memancarkan sinarnya. Ibu, Rahma, dan Rohman pun mulai bangun dari tempat tidurnya. Di sana Rohman masih terbaring di tempat tidurnya karena keadaanya belum membaik. Di hari ini Rahma sementara tidak bersekolah, karena tidak ada yang bisa mengantar Rahma untuk pergi sekoah. Karena ayah yang biasannya mengantar Rahma, harus mengikuti rapat kerja di luar kota. Kebetulan ayah Rahma berprofesi sebagai guru. Dan ibu juga tidak bisa mengantarkan Rahma karena tidak tega meninggalkan Rohman sendirian di rumah dengan keadaan seperti .
Saat waktunya makan pagi, ibu pun langsung menyiapkan makanan dan diletakkan dia atas meja makan. Rahma pun langsung mengambil makanan tersebut dan membawa ke kamarnya. Ibu pun juga mengambilkan makanan untuk Rohman dan membawa makanan tersebut ke kamarnya. Karena badannya masih lemas, ibu tidak tega membiarkan Rohman memegang piring dan makan sendiri, ibu pun memilih untuk menyuapi Rohman. Rohman pun merasa seperti kembali ke masa kecilnya dulu. Tapi Rohman sadar ini merupakan rasa kepedulian dan kecintaan seorang ibu pada anaknya. Setelah makanan tersebut sudah habis. Ibu pun langsung mengambilkan segelas air minum dan meminumkannya pada Rohman. Setelah air minum itu di letakkan di atas meja, ibu pun mendekati Rohman dan mengelus-ngelus rambut Rohman. Rohman hanya tersenyum dan merasa seperti kembali ke masa lalu. Menjadi anak kecil yang selalu dimanjakan oleh ibunnya. Saat mengelus rambut Rohma ibu berfikir “Apakah ini saat yang tepat untuk bertanya pada Rohman?”. Ibu masih merasakan keraguan untuk menanyakan hal tentang “Suara Misterius” itu pada Rohman, karena ibu takut jika ibu bertanya hal ini, keadaan Rohman akan bertambah parah.
Tiba-tiba Rahma memasuki kamar Rohman “Assalamualaikum!!”. Rohman dan ibu pun menjawab salam tersebut “Waalaikumsalam!!”. Setelah menutup pintu Rahma pun langsung menghampiri kakaknya dan tiba-tiba Rahma berbicara “Kak Rohman, Rahma boleh tanya sesuatu?”. Ibu berprasangka “Sepertinya Rahma mau menanyakan “Suara Misterius” itu pada Rohman. Rohman pun menganggukan kepalannya, menandakan bahwa Rahma boleh bertanya pada dirinya. Saat Rahma ingin memulai pertanyaan tersebut tiba-tiba ibu memangil Rahma, Rahma pun menoleh kearah ibunnya, Rahma hanya senyum dan menganggukan kepalanya. Ibu merasa memang mungkin ini sudah waktunya, ibu pun membalas senyuman Rahma. Rahma pun langsung mulai bertanya pada kakaknya “Kak Rohman, Rahma mau tanya, kemarin orang yang memangil kakak dan menunggu kakak itu sebenarnya siapa?”. Rohman pun terdiam dan menjawab “Sebanarnya kejadian itu benar-benar aneh dan misterius, dan aku juga tidak tau jelas siapa orang yang sudah memanggilku. Dan tiba-tiba saat aku ingin mencari arah di mana suara itu berasal, tiba-tiba ada sebuah bayangan berwujud manusia. Saat aku melihat bayangan tersebut tiba-tiba pandanganku hanya terfokus pada bayangan orang tersebut. Seolah-olah orang itu menghipnotisku dan ingin mengajakku pergi ke suatu tempat. Tetapi pada saat aku terus mengikuti bayangan itu, tiba-tiba aku terpeleset dan masuk kedalam sumur. Saat tercebur ke dalam sumur aku mulai tersadar dari keterfokusanku pada bayangan itu. Aku pun masih bingung, siapa sebenarnya bayangan berwujud manusia itu?, kenapa waktu aku melihatnya, tiba-tiba mataku hanya terfokus pada bayangan orang itu?, dan apakah bayangan itu merupakan bayangan gaib yang jahat yang berusaha mengajaku ke tempat yang tidak nyaman?, dan apakah Allah berusaha meyelamatkanku, dari keterpengaruhanku pada bayangan itu dengan cara menjatuhkanku ke dalam sumur untuk dapat menyadarkanku.?. Aku sangat bingung degan musibah yang sudah menimpaku ini. Tetapi aku tetap bersyukur masih diberikan kesempatan untuk hidup. Tapi aku juga masih ingin tahu, apakah suara yang memanggilku itu, merupakan suara si bayangan yang berwujud manusia itu?. Tapi menurutku orang yang sudah memanggilku dan menungguku yang aku sebut temanku itu adalah si bayangan yang berwujud manusia itu ” jelas Rohman dengan detail dan bingung. “Oh, jadi seperti itu ceritannya!” balas Rahma yang berkata sudah jelas tapi sebenarnya tidak jelas sama sekali. “Jadi sekarang sudah tertebak si “Suara Misterius” itu merupakan suara si bayangan berwujud manusia”. Tetapi sekarang yang di permasalahkan sipa sebenernya si bayangan berwujud manusia itu?, mengapa dia ingin mempengaruhi dan meminta kakak untuk mengikutinnya?” tanya Rahma yang begitu penasaran. “Ya, inilah cobaan yang Allah berikan untuk kita, kita tidak  tahu apa maksut dari semua ini. Karena di sini kita hanya di tes oleh Allah apakah kita mampu menyelesaikan cobaan ini? . Mungkin kita memang tidak tahu,tetapi Allah megetahuinnya. Sebaiknya kita pasrah dan berserah diri kepada Allah saja dengan cara berdoa, dan beribadah kepadannya agar semua bisa terselesaikan dengan baik, dan semoga tidak akan terjadi sesuatu hal yang buruk lagi” jelas Rohman yang menunjukan kepasrahannya kepada Allah SWT. “Aminn!!” balas ibu dan Rahma.       


Karya : Shafira Ely R. (saya sendiri) 

#7daysblogging #7hariblogging #7dayspenitiblogging #tantanganbloggerpeniti

1 komentar:

  1. http://nalurerenewws.blogspot.com/2018/08/taipanqq-7-alasan-masuk-akal-merasa.html
    http://updatetaipanbiru.blogspot.com/2018/08/taipanqq-bukan-cuma-wanita-pria-bisa.html
    http://taipanpelangi.blogspot.com/2018/08/taipanqq-puting-payudara-nyeri-ini-5.html
    http://taipanpelangi.blogspot.com/2018/08/pemenang-pada-tanggal-26082018-mari.html

    Taipanbiru
    TAIPANBIRU . COM | QQTAIPAN .NET | ASIATAIPAN . COM |
    -KARTU BOLEH BANDING, SERVICE JANGAN TANDING !-
    Jangan Menunda Kemenangan Bermain Anda ! Segera Daftarkan User ID terbaik nya & Mainkan Kartu Bagusnya.
    Dengan minimal Deposit hanya Rp 20.000,-
    1 user ID sudah bisa bermain 8 Permainan.
    • BandarQ
    • AduQ
    • Capsasusun
    • Domino99
    • Poker
    • BandarPoker
    • Sakong
    • Bandar66

    Kami juga akan memudahkan anda untuk pembuatan ID dengan registrasi secara gratis.
    Untuk proses DEPO & WITHDRAW langsung ditangani oleh
    customer service kami yang profesional dan ramah.
    NO SYSTEM ROBOT!!! 100 % PLAYER Vs PLAYER
    Anda Juga Dapat Memainkannya Via Android / IPhone / IPad
    Untuk info lebih jelas silahkan hubungi CS kami-Online 24jam !!
    • WA: +62 813 8217 0873
    • BB : E314EED5

    Daftar taipanqq

    Taipanqq

    taipanqq.com

    Agen BandarQ

    Kartu Online

    Taipan1945

    Judi Online

    AgenSakong
    

    BalasHapus